Sunday, May 13, 2012

dunia

Dunia semakin mencurigakan. 

Selalu saja ada hiruk pikuk, perdebatan, pertentangan, peperangan. Bagaimana tidak bisa dicurigai dunia yang seperti itu. Orang-orang berjuang untuk sesuatu yang sama sekali tidak diketahuinya, tak diketahui ujungnya, tak diketahui awalnya, tak diketahui benar salahnya, dalam ketidaktahuannya masih saja orang berani berjuang ke medan perang. 

Seorang ilmuan bisa mengeluarkan suatu teori, menurunkan rumus, membuat berbagai pemodelan, tapi sejauh mana bisa mengatakan bahwa hasilnya akan benar. Hasilnya selalu mengandung bias, selalu hanya menghasilkan sanggahan dengan berbagai pendekatan dan pembuktian lainnya. 

Pertarungan thesis dan antithesis tak akan pernah berhenti dan setiap pelakunya akan selalu merasa paling benar. Dalam keadaan seperti ini tidakkah orang menaruh curiga pada penglihatan, pendengaran, perabaan, pada persepsi dirinya atas sesuatu. Apa sebenarnya yang bisa dijadikan pegangan dalam dunia ini, disaat semua segala sesuatu saling simpang siur bertebaran dan bebenturan. 

Tentunya hanya kitab kebenaran itu yang bisa dijadikan pegangan, yang mutlak diantara yang relatif. Telah ada garis besar petunjuk hidup dan arah pada kitab itu, namun selalu saja ada yang menentang dengan berbagai pembenaran untuk memuaskan keinginan-keinginan dan nafsunya. Ada yang menjadi lesbian, lalu mengklaim bahwa agama yang harus disesuaikan terhadap perkembangan kegilaannya. Lalu dimana lagi kebenaran dan kurang mencurigakan apalagi dunia ini? 

Dalam pencarian kebenaran, pencarian makna hidup, pencarian esensi, kenapa harus ada manusia di bumi, terkadang diri merasa kecil, hampa, tak berharga dan fana. Diri bisa hilang dalam hitungan detik, bisa musnah bahkan sebelum memberi arti, mengisi kekosongan atau meremajakan kehidupan. 

Tidakkah dunia semakin mencurigakan dan terkadang mengerikan? 

2 comments:

  1. umur bumi udah terlalu tua bang...
    dan penghuninya sendiri udah terlalu pikun (maaf bhsnya terlalu sarkastis), mungkin sekarang udah memasuki zaman peralihan. kebanyakan orang bergerak atas dasar ukuran benar dan salah menurut dirinya sendiri. perbandingan golongan moralis dengan golongan politis kesenjangannya udah beda banget. akibatnya kontrol sosial yang dicoba dijalankan terkesan ambigu. udah mendarah daging kalo peraturan bibuat untuk dilanggar <---- semua efek dari global warming #mari galakkan go green #nggak nyambung wkwkwkwkwkwkwkwkwk

    NB: maaf ikut nyampah di sini
    wassalam

    ReplyDelete
  2. iya anggi.. melihat kondisi yang tersebut diatas, sepertinya kita harus segera menyegerakan apa yang waktu itu perlu disegerakan.. :)

    salam

    ReplyDelete